2.
Profil yang mungkin
atas segmen pasar Hawaiian Sights adalah masyarakat menengah ke bawah,
contohnya adalah backpacker. Karena
tur ini menggunakan bus kota serta berjalan kaki maka biaya yang dikeluarkan
tentunya relatif lebih murah dibandingkan dengan tur dengan menggunakan bus.
3.
Teknik – teknik promosi
yang dapat digunakan untuk menjual tur ini ke turis, adalah dengan cara bekerjasama
dengan biro perjalanan dan operator perjalanan yang mau membantu dalam penjualan
tur ini, dan memberikan penawaran-penawaran yang menarik agar mereka tertarik
untuk bekerjasama, tidak hanya itu, Hawaiian Sights seharusnya membuat iklan di
majalah-majalah backpacker, membuat website yang dapat diakses masyarakat
seluruh dunia, serta mempromosikan kepada komunitas-komunitas backpacker dengan
penawaran yang menarik.
4.
Menurut saya, biro
perjalanan dan operator perjalanan tidak bersemangat menyambut Hawaiian Sights
karena dilihat struktur komisi yang dinilai tidak menghasilkan cukup
penerimaan yang menarik membuat biro perjalanan dan operator perjalanan semakin
tidak bersemangat untuk menyambut konsep tur yang baru ini.
5.
Menurut
pendapat saya, gagasan Evelyn
mempekerjakan gadis-gadis dengan rok hula untuk membagi-bagikan brosur di pinggir jalan Waikiki kepara turis yang lewat adalah ide yang sangat bagus. Tentunya turis
akan tertarik dan ingin tahu brosur apa yang dibagikan gadis-gadis tersebut,
ditambah lagi dengan rok hula yang cukup mencolok dan sangat menggambarkan
Hawaii.
Menjawab pertanyaan dari,
http://derinta-derinta.blogspot.com/2014/04/hawaiian-sights-marketing.html





